Konsep Meja Lesehan Ruang Tamu Bahan Kayu

Posted on

Furniture meja lesehan ruang tamu bahan kayu untuk duduk di lantai telah menjadi pilihan populer dalam banyak gaya interior. Baik yang klasik maupun kontemporer.

Baca Juga: Meja Makan Bundar untuk Sentuhan Interior Elegan

Keistimewaan dari gaya duduk di lantai yang menekankan kedekatan dengan permukaan tanah menambah suasana hangat dan bersahabat di dalam ruangan tersebut. Saat dipadukan dengan bahan kayu alami, perabot ini tidak hanya berguna, tetapi juga menarik secara visual.

Konsep Meja Lesehan Ruang Tamu Bahan Kayu
Meja lesehan ruang tamu menambah kesan hangat dan bersahabat. Foto: Istimewa

Filosofi Konsep Meja Lesehan Ruang Tamu dari Kayu

Asal usul dari duduk lesehan dapat ditelusuri pada tradisi Timur, khususnya yang ada di Jepang dan Indonesia. Metode duduk tanpa menggunakan kursi melambangkan nilai-nilai kesederhanaan, kerjasama, dan ketenangan.

Meja lesehan dari kayu mendukung filosofi yang terlihat harmonis dengan alam dan memiliki ukuran cenderung rendah. Pada budaya Asia, duduk di atas lantai dianggap sebagai tanda hormat dan kerendahan hati yang tercermin melalui penggunaan meja lesehan.

Keunggulan Meja Lesehan Kayu

Berikut adalah beberapa keunggulannya.

Desain Sederhana dan Ergonomis

Meja lesehan kayu dengan struktur rendah dapat memungkinkan orang untuk berinteraksi lebih mudah karena posisi duduk yang sejajar. Material kayu yang hangat menciptakan suasana nyaman dan alami di dalam ruangan. Kombinasi ini sangat pas untuk ruang keluarga.

Cocok untuk Ruangan Kecil

Selain itu, untuk tempat tinggal dengan ruang terbatas, meja lesehan kayu adalah pilihan efisien dalam hal ruang. Tanpa perlu kursi besar, area di bawah meja bisa dimanfaatkan untuk duduk menggunakan bantalan atau karpet tipis. Desain seperti ini sangat diminati di apartemen studio, rumah minimalis, dan area santai.

Estetika Alami

Keindahan serat kayu memberikan ciri khas tersendiri. Meja dengan finishing alami atau rustic menampilkan pola unik dari bahan kayu di setiap permukaannya. Beberapa jenis kayu yang sering digunakan meliputi jati, mahoni, pinus, dan trembesi. Masing-masingnya memiliki tekstur dan warna unik yang menambah daya tarik artistik.

Kuat dan Tahan Lama

Kayu solid yang digunakan untuk membuat meja lesehan ruang tamu memiliki ketahanan sangat baik. Adanya perawatan tepat, maka furnitur ini dapat bertahan selama bertahun-tahun. Selain itu, konstruksi meja biasanya dirancang agar kuat sehingga dapat menampung beban berat, baik untuk makan maupun bekerja.

Variasi Desain dan Kegunaan

Meja lesehan dari kayu tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran. Model berbentuk persegi panjang atau bulat sangat ideal untuk penggunaan di ruang tamu. Selain itu, adanya tambahan desain dapat dilipat juga hadir untuk mempermudah penyimpanan saat meja tidak digunakan.

Berdasarkan video TikTok @mebeljeparashop, terdapat meja kayu berbentuk persegi panjang ala Jepang. Meja ini memiliki desain dengan tepian miring ke dalam. Ini mampu menciptakan kesan minimalis dan juga dinamis. Sementara itu, sudut mejanya dibuat rounded atau tumpul sehingga sangat aman dan tidak tajam. Finishing-nya juga memakai semi-doff dengan perpaduan warna yang masih terdapat bentuk serat kayu.

Ketika diaplikasikan pada ruang tamu, ini tentu bisa mempercantik interior dan menambah kesan nyaman, terutama ketika ada tamu datang.

Kombinasi Interior Sempurna

Meja lesehan bahan kayu dapat dipadukan dengan berbagai elemen interior. Untuk gaya Jepang, karpet jenis tatami dan bantalan duduk yang tipis adalah pasangan yang ideal. Dalam konteks Indonesia, tikar pandan atau karpet rajut lokal dapat memberikan nuansa etnik yang kuat.

Selain itu, cahaya alami dari jendela besar akan menambah kesan hangat yang diciptakan oleh warna kayu. Di sisi lain, penerangan dari lampu gantung yang memberikan cahaya kuning keemasan akan menambah suasana nyaman di malam hari.

Perawatan Meja Lesehan Kayu

Agar meja lesehan kayu dapat bertahan lama, perawatan rutin perlu dilakukan. Mengelap permukaan dengan kain lembut dan kering setiap hari dapat mencegah timbulnya debu. Untuk mencegah noda, sebaiknya letakkan alas saat menaruh makanan atau minuman panas. Selain itu, pemoles kayu alami bisa digunakan dari waktu ke waktu untuk menjaga kilau dan kelembapan kayu.

Hindari meletakkan meja langsung di bawah sinar matahari secara terus-menerus, karena itu dapat menyebabkan kayu menjadi retak atau warnanya memudar. Lalu, ruangan yang memiliki ventilasi baik berperan penting dalam menjaga kelembapan agar kayu tidak cepat rusak.

Simbol Kehangatan di Setiap Ruang

Lebih dari sekedar furniture, meja lesehan dari kayu mencerminkan cara hidup yang sederhana namun bermakna. Terhubungnya antar orang, kenyamanan yang alami, dan nilai estetika sederhana mampu membuat meja ini menjadi simbol kehangatan di dalam rumah.

Berdasarkan Ukuran Ruang, Pilih Meja Lesehan atau Meja Berkaki?

Pilihan meja yang tepat untuk ruang tamu tergantung preferensi penggunanya. Apabila ruang tamu punya ukuran kecil, maka meja lesehan lebih cocok. Sementara jika ruang tamu berukuran sedang hingga besar, meja dengan kaki bisa jadi pilihannya.

Baca Juga: Ciri-Ciri Meja Makan Kayu Jati Asli yang Perlu Diketahui

Investasi pada meja lesehan ruang tamu bahan kayu bukan hanya tentang fungsionalitas, tetapi juga tentang menciptakan suasana yang menghidupkan ruangan. Ini adalah pilihan tepat bagi siapa saja yang menghargai nilai tradisi sambil tetap menghargai fleksibilitas desain modern.